Maros, Sebanyak 96 peserta didik kelas XII SMA Negeri 13 Maros mengikuti Ujian Akhir Sekolah atau UAS Tahun Pelajaran 2022/2023. UAS merupakan kegiatan pengukuran capaian kompetensi siswa yang mengacu pada standar kompetensi lulusan. Ujian sekolah yang dilakukan satuan pendidikan menggunakan seluruh mata pelajaran supaya siswa memperoleh pengakuan atas prestasi belajar selama 3 tahun ini.
Sebelum dilaksanakan Ujian, M. Kasim Ukkas MS, S. PdI., MM selalu Kepala UPT SMA negeri 13 Maros memimpin apel, dalam amanatnya, Beliau meminta siswa untuk serius karena nilai nilai rapor dan ijazah SMA sangat dibutuhkan untuk melanjutkan pendidikan dan dalam mencari kerja.
Pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah UAS kali
ini berbasis Komputer dan Android dengan menggunakan Platform google Form,
olehnya itu diharapkan jaringan internet lancar, karena ini merupakan fasilitas
pendukung utama demi lancarnya pelaksaan Ujian berbasis google Formulir.
Pemantuan dilapangan, UAS BK/A di SMA
Negeri 13 berjalan lancar dengan dihadiri seluruh peserta Ujian sebanyak 96
Orang, kendala yang ditemukan di hari pertama UAS ini adalah adanya 1 – 2 siswa
yang masih susah login, disebabkan lupa pasword dan juga belum punya akun
Google, namun kendala ini berhasil di diatasi atas kerjasama pengawas dan
panitia UAS.
Menurut Munawarah, M. Pd, selalu ketua panitia
Ujian Akhir Sekolah berbasis komputer/Android UAS BK/A tahun ini, secara keseluruhan pelaksanaan
ujian kali ini berjalan lancar meskipun ada kendala teknis di luar kendali kita
sebagai manusia.
“Alhamdulillah pelaksanaan UAS pd hari
pertama di SMAN 13 Maros berjalan
lancar, salah satu faktor penyebabnya adalah
kerjasama panitia UAS yang luar biasa, saling mendukung dan berkolaborasi.
Mereka siap siaga dalam mengatasi setiap
kendala yang dihadapi siswa seperti saat
ada siswa yang susah 'login', dengan cepatnya mereka membimbing mengatasi
masalah tersebut. Faktor lain kelancaran pelaksanaan UAS adalah cuaca wilayah
tompobulu yang cerah mengakibatkan kondisi jaringan sangat bersahabat. Namun pada hari pertama UAS ini, dua orang
siswa sakit, tiba tiba demam tinggi dan tidak bisa melanjutkan ujiannya tetapi
hal ini tentu saja diluar kendali kita sebagai manusia biasa, harapannya semoga
pelaksanaan UAS pada hari-hari berikutnya
semakin lancar dan tidak ada kendala berarti. Amin”. Ujar Munawarah, M.
Pd selaku ketua panitia.
“Ujian USBK di SMAN 13 MAROS berbasis
google form tentu sebuah terobosan baru pada sekolah tersebut. Seiring dengan
kemajuan dan perkembangan IT tentu generasi muda mudi dalam hal ini adala
pelajar sdh melek teknologi. Dengan pelaksanaan ujian sekolah berbasis komputer
dan atau HP sudah tepat dan lbh efektif sebab segala hal yang memungkinkan
siswa untuk bertindak curang (menyontek) bisa terhindarkan dengan baik. Namun
tentu yg menjadi perhatian penuh adalah kondisi jaringan/signal WiFi sekolah
sebab tidak semua siswa memiliki jaringan yang baik pada HP nya juga termasuk
kuota paket data. Sekiranya jika komputer di sekolah belum cukup memadai untuk
pelaksanaan USBK semestinya pihak sekolah memfasilitasi siswa paket data online
agar tidak ada kendala jika siswa tidak memiliki kuota internet’. Ungkap Nurhalik, S.Pd selaku Pengawas ruangan.
SMA Negeri 13 Maros merupakan satu-satunya SMA
negeri yang ada di kecamatan Tompubulu, sehingga dengan adanya pelaksanaan ujian
yang berjalan lancar, menjadi parameter keberhasilan pendidikan di Kecamatan Tompobulu
Kabupaten Maros.(Reporter: Al Maruzy)

0 Komentar