Neni Indriani, pelajar SMA negeri 13 Maros ini patut berbangga karena dari kurang lebih 200  orang pelajar pada SMA Negeri 13 Maros, dirinyalah yang terpilih menjadi paskibraka tingkat kabupaten Maros mewakili sekolahnya.

Neni Indriani alias Tuti (sapaannya di kalangan teman-temannya) lahir di maros pada tanggal 25 Januari 2002 merupakan putri ke-2 dari bapak Suardi dan ibu Darwiah yang bertempat tinggal di Desa Pucak Kecamatan Tompobulu kabupaten  Maros.

Dalam ceritanya menjadi anggota Pasukan pengibar Bendera Pusaka (paskibraka) sangatlah menyenangkan, banyak hal yang bermanfaat dapat diperoleh dari kegiatan tersebut,diantaranya :

  • Terjalinnya persahabatan diantara sesama anggota paskibraka yang berasal dari sekolah berbeda.
  • Bertambahnya ilmu pengetahuan dan keterampilan, karena selama masa karantina anggota paskibraka ini diajarkan berbagai macam materi seperti Peraturan Baris Berbaris (PBB), Tata Upacara Bendera (TUB), perlakuan terhadap bendera merah putih, kepemimpinan, kepaskibraan dan masih banyak lagi materi lainnya.
  • Terbentuknya pribadi yang lebih disiplin dan mental yang lebih kuat.

Namun dibalik sejumlah keberuntungan menjadi anggota paskibraka terdapat juga keluhan –keluhan yang dirasakan oleh Neni Indriani seperti lelah fisik karena harus menjalani penggemblengan di asrama selama sebulan penuh menjelang peringatan HUT RI yang ke-73 baru-baru ini, Akan tetapi keluhan-keluhan tersebut bisa ditepis dan  dianggap tidak berarti bila dibandingkan dengan kesenangannya dan kebanggaanya diberi kesempatan bergabung dengan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (paskibraka) tingkat kabupaten Maros tahun 2018 ini.

Semoga nilai- nilai kedisiplinan, keteladan, kepemimpinan dan patriotisme yang diperoleh Neni Indriani saat menjadi anggota paskibraka ini akan dapat terus tertanam dalam dirinya. Aamiin.

Penulis: Munawarah, S. Pd (Guru Bahasa Inggris dan Kepala Perpustakaan SMA Negeri 13 Maros)